<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Motivasi Diri &#187; Pengembangan Diri</title>
	<atom:link href="http://agussupriatna.com/motivasi/category/pengembangan-diri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agussupriatna.com</link>
	<description>Blog untuk memotivasi diri kita berbagi cerita motivasi dan kata-kata motivasi.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Dec 2011 16:00:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Berpendidikan, Pengetahuan dan Kekuatan</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/berpendidikan-pengetahuan-dan-kekuatan</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/berpendidikan-pengetahuan-dan-kekuatan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 15:58:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=638</guid>
		<description><![CDATA[Ada ungkapan yang menyatakan bahwa Pengetahuan adalah Kekuatan, itu SALAH BESAR!! Pengetahuan hanya berpotensi memiliki kekuatan. Pengetahuan menjadi kekuatan hanya ketika dan jika diatur menjadi rencana-rencana tindakan yang pasti dan diarahkan langsung ke sebuah tujuan pasti. Salah satu yang dinilai gagal dalam sistem pendidikan kita adalah bahwa institusi pendidikan gagal mengajari muridnya cara mengatur dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada ungkapan yang menyatakan bahwa Pengetahuan adalah Kekuatan, itu SALAH BESAR!! Pengetahuan hanya <em>berpotensi </em>memiliki  kekuatan. Pengetahuan menjadi kekuatan hanya ketika dan jika diatur  menjadi rencana-rencana tindakan yang pasti dan diarahkan langsung ke  sebuah tujuan pasti.</p>
<p>Salah satu yang dinilai gagal dalam  sistem pendidikan kita adalah bahwa institusi pendidikan gagal mengajari  muridnya cara mengatur dan menggunakan pengetahuan setelah mereka  memperolehnya. Seharusnya masing-masing dari kita mengerti arti dari  kata mendidik (<em>educate</em>). Kata ini berasal dari bahasa latin <em>educo,</em> yang berarti meraih, menarik atau mengembangkan dari dalam.<span id="more-638"></span></p>
<p>Sehingga  orang bisa disebut sebagai orang berpendidikan jika orang tersebut  telah mengembangkan kekuatan dalam pikiran mereka dengan sedemikian rupa  sehingga dia bisa meraih apapun yang diinginkan kekuatan itu, tentunya  tanpa melanggar hak-hak orang lain.</p>
<p>Tentunya dari definisi  diatas kita mengetahui bahwa orang berpendidikan bukanlah hanya bisa  diambil melalui pembelajaran jalur formal, bahkan mungkin orang yang  tidak pernah belajar secara formal bisa lebih berpendidikan dibandingkan  dengan mereka yang mendapatkan pembelajaran formal.</p>
<p>Thomas  A Edison hanya bersekolah selama tiga bulan seumur hidup. Namun dia  tidak kekurangan pendidikan, tidak pula meninggal dalam keadaan miskin  atau tanpa nama besar.</p>
<p>Henry Ford hanya bersekolah sampai kelas enam, tapi secara finansial dia cukup berhasil.</p>
<p>Albert  Einstein bekerja sebagai juru tulis di sebuah kantor paten ketika dia  mulai mengembangkan teori-teori ilmiahnya yang mengubah dunia.</p>
<p>Rasulullah  merupakan seorang yang tidak bisa membaca dan menulis, tetapi dia mempu  menjadi Leader dan panutan umat Islam sampai sekarang.</p>
<p>Jadi  masihkan kita berpengetahuan tapi tidak punya rencana yang jelas  terhadap pengetahuan kita? Pilihan kita menjadi orang yang berpendidikan  atau tidak.</p>
<p>Wallahualam</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/berpendidikan-pengetahuan-dan-kekuatan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekaman Anda sangat Penting Gan</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/rekaman-anda-sangat-penting-gan</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/rekaman-anda-sangat-penting-gan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Apr 2011 05:05:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Berbelanja online merupakan sebuah kebiasaan saya. Hemm entah mengapa jadi lebih asik belanja secara online. Ya walaupun kita tidak bisa langsung mendapatkan barang yang kita mau secara instan, layaknya belanja offline. Tapi ada beberapa kepuasan tersendri dalam berbelanja online. Apalagi jika kita tidak mempunyai banyak waktu untuk hunting keperluan kita secara offline, maka belanja online [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_618" class="wp-caption alignleft" style="width: 231px"><a href="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/04/Transkrip-Rekaman-KPK.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-618" title="Transkrip-Rekaman-KPK" src="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/04/Transkrip-Rekaman-KPK-150x150.jpg" alt="Rekaman anda" width="221" height="221" /></a><p class="wp-caption-text">Rekaman anda</p></div>
<p>Berbelanja online merupakan sebuah kebiasaan saya. Hemm entah mengapa jadi lebih asik belanja secara online. Ya walaupun kita tidak bisa langsung mendapatkan barang yang kita mau secara instan, layaknya belanja offline. Tapi ada beberapa kepuasan tersendri dalam berbelanja online. Apalagi jika kita tidak mempunyai banyak waktu untuk hunting keperluan kita secara offline, maka belanja online merupakan cara yang hemat dan praktis untuk mengatasi kendala itu.</p>
<p>Sukur-sukur kita bisa mendapatkan produk yang bagus dengan harga yang miring. Nah salah satu tempat belanja saya yang favorit adalah FJB KASKUS gan. hahaha sudah ketebak pasti. Ya saya favorit sekali belanja disana, selain memang karena harganya bagus2 barangnya juga unik2 gan. Ya tapi tetap ada resikonya, ya apalagi selain ketipu.</p>
<p>Nah untuk menghindari itu, tidak hanya belanja online di kaskus tapi juaga belanja di situs online yang lain saya selalu berhati-hati. Ya apalagi alasannya selain karena saya tidak mau uang saya melayang dengan percuma.<span id="more-617"></span></p>
<p>Saya paling suka dengan kaskus karena kita bisa melihat rekam jejak dari sebuah account. Lalu banyaknya testimoni dan &#8220;cendol&#8221; mempengaruhi saya untuk memutuskan akan membeli atau tidak.</p>
<p>Ya tahukah teman, cara saya untuk menghindari penipuan itu tentunya dengan memperhatikan setiap rekam jejak dari si penjual. Saya jadi berfikir mungkin banyak dari kita semua mempunyai rekam jejak terhadap orang yang kita kenal. Hemm boleh jadi teman-teman saya juga mempunyai rekam jejak terhadap saya secara personal. Hemm, mereka selalu mengingat dan memperhatikan apa yang saya lakukan dan apa saja yang saya kerjakan serta apa saja pencapaiaan yang sudah saya raih.</p>
<p>Dari sana berfikir bahwa penting bagi kita untuk membuat rekam jejak yang baik tentang kita, baik secara kinerja dan interakasi kita dengan orang lain. Terhadap siapapun, sehingga testimony terhadap diri kita secara personal akan baik. Maka bersikaplah baik dan bersungguh-sungguhlah terhadap apapun walaupun kecil, karena itu akan menjadi rekam jejak kita di mata orang lain, dan tahukah anda saya mengalaminya sendiri. Karena rekam jajak inilah membukan peluang kita untuk masuk ke dalam pencapaian kita selanjutnya.</p>
<p>Dan terakhir dari saya</p>
<blockquote><p>Ingatlah kawan, anda selalu di rekam, oleh orang lain dan oleh malaikat yang mencatat anda. Mau atau tidak mau, rekaman anda pasti ada, tinggal bagaimana kita membuat rekaman itu menjadi sebuah film kebaikan tentang diri kita.</p></blockquote>
<p>Semoga bermanfaat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/rekaman-anda-sangat-penting-gan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perhatikan Setiap Perkataan Anda</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/perhatikan-setiap-perkataan-anda</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/perhatikan-setiap-perkataan-anda#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 03:58:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[Pengembangan Diri. Beberapa hari yang lalu, saya sempat chat dengan teman lama saya. Ya awalnya basa-basi saja, tanya kabar dan aktivitas sewajarnya. Tetapi tiba-tiba dia menanyakan sesuatu kepada saya. Bahasan pertanyaannya cukup saya kenal, sehingga dengan mudah saya bisa menjawabnya. Tiba-tiba saja dia menulis dalam chat itu &#8220;Thanks Gus sudah menjawab pertanyaanmu sendiri&#8221;, sontak saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_611" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/03/gelas-dan-kata.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-611" title="gelas-dan-kata" src="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/03/gelas-dan-kata-150x150.jpg" alt="Kata adalah senjata" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Kata adalah senjata</p></div>
<p>Pengembangan Diri. Beberapa hari yang lalu, saya sempat chat dengan teman lama saya. Ya awalnya basa-basi saja, tanya kabar dan aktivitas sewajarnya. Tetapi tiba-tiba dia menanyakan sesuatu kepada saya. Bahasan pertanyaannya cukup saya kenal, sehingga dengan mudah saya bisa menjawabnya.</p>
<p>Tiba-tiba saja dia menulis dalam chat itu &#8220;Thanks Gus sudah menjawab pertanyaanmu sendiri&#8221;, sontak saya bingung dan kaget. Sambil memastikan saya bertanya, &#8220;maksudnya apa?&#8221; Lalu dia menjelaskan &#8221; Ya kamu memberikan pertanyaan ini kepada saya 3 tahun yang lalu, pada waktu itu saya tidak bisa jawab, bahkan sampai saat ini sayapun tidak mengetahui jawabannya, kamu bilang bahwa itu dijadikan Pr saja dan caritahu jawabannya sendiri, untuk mengutkan pemahaman saya. 3 Tahun saya belum bisa menjawab, eh tiba2 kamu OL ya saya sapa dan saya mengingat pertanyaan yang kamu ajukan dulu, jadi saya tanyakan kembali. Ternyata saya bisa mendapatkan jawabannya dari orang yang bertanya juga, whahaha&#8221; <span id="more-610"></span></p>
<p>Hemm sahabat kisah chat saya dengan teman lama saya itu menjadikan pelajaran bagi saya secara personal. Subahanallah betapa besarnya kekuatan dari kata-kata yang keluar dari mulut kita. Bahkan untuk sebuah pertanyaan yang keluar dengan sembarang dari mulut saya dan saya anggap remeh, ternyata masih bisa dengan kuatnya dikenang oleh orang lain.</p>
<p>Alhamdulillahnya yang dikenang adalah pernyataan yang baik dari kita, tapi bayangkan bagaimana jika yang dikenang itu adalah penyataan yang buruk dari kita dan tertanam di hati sesorang dengan sangat lama?</p>
<blockquote><p>Kita tidak pernah tau kata-kata mana yang akan diterima dan di ingat dengan baik oleh lawan bicara kita, maka berusahalah untuk senantiasa menjadikan setiap perkataan kita adalah perkataan yang baik. Sekalipun untuk hal yang remeh, sekalipun dengan teman dekat kita.</p></blockquote>
<p>Sahabat tidaklah salah saat kita meutuskan untuk berkata baik untuk semua hal, maka benar bahwa &#8220;berkatalah yang baik atau diam&#8221;</p>
<p>sumber gambar: <a href="http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/01/gelas-dan-kata.jpg">http://ladangkata.com/wp-content/uploads/2009/01/gelas-dan-kata.jpg</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/perhatikan-setiap-perkataan-anda/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Macam Personality Disorder (Gangguan Kepribadian)</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/10-macam-personality-disorder-gangguan-kepribadian</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/10-macam-personality-disorder-gangguan-kepribadian#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 12:35:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Kepribadian]]></category>
		<category><![CDATA[Kepribadian]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Personality Disorder]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=601</guid>
		<description><![CDATA[Pengembangan diri. Pernah dengar kata Narcissistic, Obsessive Compulsive, atau Dependent? Itu salah 3 dari 10 personality disorder atau gangguan kepribadian. Ada yang tidak merasa personality nya terganggu ? Baca dulu deh. Ini ada test nya Paranoid Gangguan kepribadian paranoid ditandai oleh ketidakpercayaan kepada orang lain dan kecurigaan berlebih bahwa ora&#8230;ng di sekitarnya memiliki motif jahat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_602" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/02/Histrionic-Personality-Disorder.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-602" title="Histrionic-Personality-Disorder" src="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/02/Histrionic-Personality-Disorder-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Personality Disorder</p></div>
<p>Pengembangan diri. Pernah dengar kata Narcissistic, Obsessive Compulsive, atau Dependent? Itu  salah 3 dari 10 personality disorder atau gangguan kepribadian.  Ada  yang tidak merasa personality nya terganggu ? Baca dulu deh. Ini  ada  test nya</p>
<p><strong>Paranoid</strong></p>
<p>Gangguan kepribadian paranoid ditandai oleh ketidakpercayaan kepada  orang lain dan kecurigaan berlebih bahwa ora&#8230;ng  di sekitarnya memiliki  motif jahat. Orang dengan kelainan ini  cenderung memiliki kepercayaan  yang berlebihan pada pengetahuan dan  kemampuan mereka sendiri dan  biasanya menghindari hubungan dekat.  Mereka mencari makna tersembunyi  dalam segala sesuatu dan membaca niat  bermusuhan ke dalam tindakanorang  lain. Mereka suka mengetest kesetiaan  teman dan orang-orang terkasih dan  sering tampak dingin dan menjauh.  Mereka biasanya suka menyalahkan  orang lain dan cenderung membawa  dendam lama.<span id="more-601"></span></p>
<p><strong>Gejala Paranoid Personality Disorder:</strong></p>
<ul>
<li>Enggan untuk memaafkan karena dianggap penghinaan</li>
<li>Sensitivitas yang berlebihan</li>
<li>Susah percaya kepada orang lain dan kemandirian berlebihan</li>
<li>Cenderung suka menyalahkan ke orang lain</li>
<li>Selalu melakukan mengantisipasi terhadap pengkhianatan</li>
<li>Agresif dan gigih untuk hak-hak pribadi</li>
<li>Curigaan parah</li>
</ul>
<p><strong>Schizoid</strong></p>
<p>Orang dengan gangguan kepribadian Schizoid menghindari hubungan  dengan  orang lain dan tidak menunjukkan banyak emosi. Tidak seperti  avoidants,  schizoids benar-benar lebih suka menyendiri dan tidak  diam-diam  menginginkan popularitas. Mereka cenderung mencari pekerjaan  yang  memerlukan sedikit kontak sosial. keterampilan sosial mereka lemah  dan  mereka tidak menunjukkan perlunya perhatian atau penerimaan.  Mereka  dianggap tidak punya selera humor dan jauh dan sering disebut  sebagai  “penyendiri.”</p>
<p><strong>Gejala Schizoid Personality Disorder:</strong></p>
<ul>
<li>Lemahnya kemampuan interpersonal</li>
<li>Kesulitan mengekspresikan kemarahan, bahkan ketika diprovokasi</li>
<li>“penyendiri” mentalitas; menghindari situasi sosial</li>
<li>Orang lain menganggap dia jauh, menyendiri, dan tidak bisa terikat dengan orang lain</li>
<li>Rendah gairah seksual</li>
<li>Tidak responsif pada pujian atau kritik</li>
</ul>
<p><strong>Schizotypal</strong></p>
<p>Banyak yang percaya bahwa gangguan kepribadian schizotypal mewakili   skizofrenia ringan. Gangguan ini ditandai oleh bentuk-bentuk berpikir   dan memahami dengan cara yang aneh, dan individu dengan gangguan ini   sering mencari isolasi dariorang lain . Mereka kadang-kadang percaya   untuk memiliki kemampuan indra yang ekstra atau kegiatan yang tidak   berhubungan berhubungan dengan mereka dalam beberapa cara penting.   Mereka umumnya berperilaku eksentrik dan sulit berkonsentrasi untuk   waktu yang lama. pidato mereka sering lebih rumit dan sulit untuk   diikuti.</p>
<p><strong>Gejala Personality Disorder Schizotypal :</strong></p>
<ul>
<li>Aneh atau tingkah laku atau penampilan eksentrik</li>
<li>Bertakhyul atau sibuk dengan fenomena paranormal</li>
<li>Sulit untuk mengikuti pola bicara</li>
<li>Perasaan cemas dalam situasi sosial</li>
<li>Kecurigaan dan paranoia</li>
<li>Suka berpikir menganai kepercayaan aneh atau magis</li>
<li>Nampak pemalu, suka menyendiri, atau menarik diri dari orang lain</li>
</ul>
<p><strong>Antisocial</strong></p>
<p>Banyak yang salah paham bahwa gangguan kepribadian antisosial mengacu   pada orang yang memiliki keterampilan sosial yang buruk. Sebaliknya,   gangguan kepribadian antisosial ditandai oleh kurangnya hati nurani.   Orang dengan gangguan ini rentan terhadap perilaku kriminal, percaya   bahwa korban-korban mereka lemah dan pantas dimanfaatkan. Antisocials   cenderung suka berbohong dan mencuri. Sering kali, mereka tidak   hati-hati dengan uang dan mengambil tindakan tanpa berpikir tentang   konsekuensi nya . Mereka sering agresif dan jauh lebih peduli dengan   kebutuhan mereka sendiri daripada kebutuhanorang lain.</p>
<p><strong>Gejala Gangguan Kepribadian antisosial:</strong></p>
<ul>
<li>mengabaikan untuk perasaan orang lain</li>
<li>impulsif dan tidak bertanggung jawab pengambilan keputusan</li>
<li>Kurangnya rasa penyesalan karena merugikan orang lain</li>
<li>Berbohong, mencuri, perilaku kriminal lainnya</li>
<li>mengabaikan untuk keselamatan diri dan orang lain</li>
</ul>
<p><strong>Borderline</strong></p>
<p>Borderline personality disorder ditandai oleh ketidakstabilan suasana   hati dan miskin citra diri. Orang dengan gangguan ini rentan terhadap   perubahan suasana hati dan kemarahan yang konstan. Sering kali, mereka   akan melampiaskan kemarahan pada diri mereka sendiri, mencederai tubuh   mereka sendiri, ancaman bunuh diri dan tindakan yang tidak biasa.   Batasan berpikir secara hitam dan putih sangat kuat, hubungan yang sarat   dengan konflik. Mereka cepat marah ketika harapan mereka tidak   terpenuhi.</p>
<p><strong>Gejala Borderline Personality Disorder:</strong></p>
<ul>
<li>Menyakiti diri sendiri atau mencoba bunuh diri</li>
<li>Perasaan yang kuat untuk marah, cemas, atau depresi yang berlangsung selama beberapa jam</li>
<li>Perilaku impulsif</li>
<li>Penyalahgunaan obat atau alkohol</li>
<li>Perasaan rendah harga diri</li>
<li>Tidak stabil hubungan dengan teman, keluarga, dan pacar</li>
</ul>
<p><strong>Histrionic</strong></p>
<p>Orang dengan gangguan kepribadian Histrionicadalah pencari perhatian   konstan. Mereka perlu menjadi pusat perhatian setiap waktu, sering   menggangguorang lain untuk mendominasi pembicaraan. Mereka menggunakan   bahasa muluk-muluk untuk menggambarkan kejadian sehari-hari dan mencari   pujian konstan. Mereka suka berpakaian ”yang memancing” atau   melebih-lebihkan kelemahannya untuk mendapatkan perhatian. Mereka juga   cenderung membesar-besarkan persahabatan dan hubungan, percaya bahwa   setiaporang menyukai mereka. Mereka sering manipulatif.</p>
<p><strong>Gejala Personality Disorder Histrionic:</strong></p>
<ul>
<li>Kebutuhan untuk menjadi pusat perhatian.</li>
<li>Berpakaian atau melakukan tindakan-tindakan provokatif.</li>
<li>Emosinya dapat berubah dengan cepat.</li>
<li>Melebih-lebihkan persahabatan.</li>
<li>Terlalu-dramatis , terkadang sangat ”lebay”.</li>
<li>Mudah dipengaruhi, gampang dibujuk.</li>
</ul>
<p><strong>Narcissistic</strong></p>
<p>Gangguan kepribadian Narcissistic dicirikan oleh keterpusatan diri.   Seperti gangguan Histrionic, orang-orang dengan gangguan ini senang   mencari perhatian dan pujian. Mereka membesar-besarkan prestasi mereka,   mengharapkan orang lain untuk mengakui mereka sebagai superior. Mereka   cenderung teman, karena mereka percaya bahwa tidak sembarang orang yang   layak menjadi teman mereka. Narsisis cenderung membuat kesan pertama   yang baik, namun mengalami kesulitan menjaga hubungan jangka panjang.   Mereka umumnya tidak tertarik pada perasaanorang lain dan dapat   mengambil keuntungan dari mereka.</p>
<p><strong>Gejala narsisistik Personality Disorder:</strong></p>
<ul>
<li>Membutuhkan pujian dan kekaguman berlebihan</li>
<li>Mengambil keuntungan dari orang lain</li>
<li>Merasa diri penting</li>
<li>Kurangnya empati</li>
<li>Berbohong, diri dan orang lain</li>
<li>Terobsesi dengan fantasi ketenaran, kekuasaan, atau kecantikan</li>
</ul>
<p><strong>Avoidant</strong></p>
<p>Gangguan kepribadian yang ditandai dengan kegelisahan sosial yang   ekstrim. Orang dengan gangguan ini sering merasa ”tidak cukup”,   menghindari situasi sosial, dan mencari pekerjaan dengan sedikit kontak   denganorang lain. Avoidant takut ditolak dan khawatir jika mereka   memalukan diri mereka sendiri di depan orang lain. Mereka   membesar-besarkan potensi kesulitan pada situasi baru untuk membuat   orang berpikir agar menghindari situasi itu. Sering kali, mereka akan   menciptakan dunia fantasi untuk pengganti yang asli. Tidak seperti   gangguan kepribadian skizofrenia, avoidant merindukan hubungan sosial,   tetapi belum merasa merekabisa mendapatkannya. Mereka sering mengalami   depresi dan memiliki kepercayaan diri yang rendah.</p>
<p><strong>Gejala Personality Disorder Avoidant :</strong></p>
<ul>
<li>Keengganan dalam relasi sosial; mundur dari orang lain dalam mengantisipasi penolakan</li>
<li>Terobsesi denga tolakan atau kritikan dalam situasi sosial</li>
<li>Takut dianggap memalukan, sehingga menghindari kegiatan baru</li>
<li>Miskin citra diri; perasaan tidak puas dalam kehidupan sosial</li>
<li>Keinginan untuk meningkatkan hubungan sosial</li>
<li>Nampak sibuk sendiri dan tidak ramah</li>
<li>Menciptakan kehidupan fantasi rumit</li>
</ul>
<p><strong>Dependent</strong></p>
<p>Gangguan kepribadian ini ditandai dengan kebutuhan untuk dijaga.  Orang  dengan kelainan ini cenderung bergantung pada orang dan merasa  takut  kehilangan mereka. Mereka mungkin menjadi bunuh diri ketika  berpisah  dengan orang yang dicintai. Mereka cenderung untuk membiarkan  orang lain  mengambil keputusan penting bagi mereka dan sering melompat  dari  hubungan satuke hubungan yang lainnya. mereka sering bertahan  dalam  suatu hubungan, walaupun sering dikasari atau disakiti. kepekaan   berlebih terhadap penolakan umum. Mereka sering merasa tak berdaya dan   tertekan.</p>
<p><strong>Gejala Gangguan Kepribadian Dependent:</strong></p>
<ul>
<li>Kesulitan membuat keputusan</li>
<li>Perasaan tidak berdaya saat sendirian</li>
<li>Berpikir ingin bunuh diri jika ditalak</li>
<li>Pasrah</li>
<li>Merasa terpuruk jika dikritik atau ketika tisak disetujui idenya</li>
<li>Tidak dapat memenuhi tuntutan hidup sehari hari</li>
</ul>
<p><strong>Obsessive Compulsive</strong></p>
<p>Nama gangguan kepribadian Obsesif-Kompulsif (OCDP) mirip dengan   kecemasan obsesif-kompulsif, namun keduanya sangat berbeda. Orang dengan   gangguan kepribadian obsesif-kompulsif terlalu fokus pada keteraturan   dan kesempurnaan. Mereka harus melakukan segalanya “benar” sering   mengganggu produktivitas mereka. Mereka cenderung untuk terjebak dalam   halhal yang detil, namun kehilangan gambaran yang lebih besar. Mereka   menetapkan standar yang tinggi tidak masuk akal untuk diri mereka   sendiri dan orang lain, dan cenderung sangat kritis terhadap orang lain   ketika mereka tidak hidup sampai saat ini standar yang tinggi. Mereka   menghindari bekerja dalam tim, percaya orang lain terlalu ceroboh atau   tidak kompeten. Mereka menghindari membuat keputusan karena mereka takut   membuat kesalahan dan jarang murah hati dengan waktu atau uang. Mereka   sering mengalami kesulitan mengekspresikan emosi.</p>
<p><strong>Gejala Gangguan Kepribadian Obsesif-Kompulsif:</strong></p>
<ul>
<li>mencari kesempurnaan dan disiplin yang berlebihan</li>
<li>suka dengan ketertiban</li>
<li>kaku</li>
<li>Kurang murah hati</li>
<li>terlalu fokus pada detail dan aturan</li>
<li>suka bekerja keras untuk bekerja, kadang berlebihan</li>
</ul>
<p>Nah apakah kepribadian anda terganggu? Termasuk yang mana ni?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/10-macam-personality-disorder-gangguan-kepribadian/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibatasi Pikiran Kita</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/dibatasi-pikiran-kita</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/dibatasi-pikiran-kita#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Feb 2011 03:55:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Masalah]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak Pede]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=587</guid>
		<description><![CDATA[Pengembangan diri. Pernahkah kita berfikir menebak-nebak apa yang terjadi akibat dari tindakan kita? atau kita berfikir rasa tidak enakan terhadap seseorang. Ya kebanyakan orang pasti pernah berfikir demikian saat bertindak dan kadang itu menjadikan kita mundur dalam bertindak. Pernahkah anda tahu bahwa sesungguhnya kita telah dibatasi oleh pikiran kita. Kita sibuk memikirkan apa yang akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_589" class="wp-caption alignleft" style="width: 239px"><a href="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/02/j.jpg"><img class="size-medium wp-image-589" title="Pengembangan diri" src="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/02/j-229x300.jpg" alt="" width="229" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Dibatasi Pikiran kita</p></div>
<p>Pengembangan diri. Pernahkah kita berfikir menebak-nebak apa yang terjadi akibat dari tindakan kita? atau kita berfikir rasa tidak enakan terhadap seseorang. Ya kebanyakan orang pasti pernah berfikir demikian saat bertindak dan kadang itu menjadikan kita mundur dalam bertindak.</p>
<p>Pernahkah anda tahu bahwa sesungguhnya kita telah dibatasi oleh pikiran kita. Kita sibuk memikirkan apa yang akan terjadi bila ini, bila itu dan mengkhawatirkan sesuatu terlalu berlebihan. Padahal boleh jadi hal yang kita pikirkan itu tidak akan pernah terjadi dan yang lebih parahnya lagi boleh jadi hal tersebut hanya ada dalam pikiran kita saja.</p>
<p>Sahabat sesungguhnya kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi akibat dari tindakan kita jika kita tidak melakukan tindakan tersebut. Jika menurut kita itu baik, maka lakukanlah segera. Jika menurut kita ini sesuai dengan rencana, maka lakukanlah segera. Jika menurut kita ini sebuah masalah maka selesaikan segera dan jika menurut kita suatu perkara perlu dibuka, maka bukalah perkara itu. Jangan dibatasi oleh pikiran yang belum tentu itu akan terjadi.</p>
<p>Beberapa contoh saat kita dibatasi oleh pikiran kita:<span id="more-587"></span></p>
<ol>
<li>Kita khawatir orang lain menganggap kita lebih rendah atau bahkan kurang dari mereka, karena kita tahu seberapa besar kemampuan kita dan kapasitas kita. Tahukah anda bahwa boleh jadi orang lain tidak pernah tahu kekurangan kita atau apapun yang kita lakukan di masa lalu, dan tahukan anda bahwa kebanyakan orang memikirkan hal yang sama. Jadi lucu bukan. So jangan terlalu dibatasi oleh pikiran kita.</li>
<li>Kita khawatir untuk memulai bisnis kita karena khwatir akan bangkrut ataupun modal hilang. Tahukah anda bahwa jika anda masih berfikir seperti itu, maka anda tidak akan pernah memulai bisnis anda dan tahukan anda resiko itu akan tetap ada baik anda khawatirkan ataupun tidak anda khawatirkan.</li>
</ol>
<p>Oke semoga kita bisa mengalahkan diri kita sendiri dimulai dari mengalahkan pikiran kita untuk bisa lebih maju dan berkembang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/dibatasi-pikiran-kita/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kita di Masa Depan</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/kita-di-masa-depan</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/kita-di-masa-depan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2011 16:12:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[baca]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[interaksi]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=579</guid>
		<description><![CDATA[Pengembangan diri. Mungkin pernah ada kalanya kita bertanya, &#8220;Seperti apa si saya di masa depan?&#8221; Yup masa depan, masa yang selalu kita ingin ketahui dan penasaran ataupun masa yang kita selalu khawatir akannya. Apalagi masa depan akhirat, kita pasti paling khawatir akan itu. Jika kita bicara masa depan, jelaslah tidak akan lepas dari konsep diri. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_580" class="wp-caption alignleft" style="width: 206px"><a href="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/02/Sukses.jpg"><img class="size-medium wp-image-580" title="Masa depan" src="http://agussupriatna.com/wp-content/uploads/2011/02/Sukses-300x277.jpg" alt="" width="196" height="181" /></a><p class="wp-caption-text">Masa Depan</p></div>
<p>Pengembangan diri. Mungkin pernah ada kalanya kita bertanya, &#8220;Seperti apa si saya di masa depan?&#8221; Yup masa depan, masa yang selalu kita ingin ketahui dan penasaran ataupun masa yang kita selalu khawatir akannya. Apalagi masa depan akhirat, kita pasti paling khawatir akan itu.</p>
<p>Jika kita bicara masa depan, jelaslah tidak akan lepas dari <a href="http://agussupriatna.com/motivasi/pentingnya-konsep-diri" target="_blank">konsep diri.</a> Mau jadi apa kita 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun itu semua ada di konsep diri kita. Tapi jujur saja, saya bisa memberikan keahlian kepada anda untuk bisa menebak seperti apa anda 5 tahun lagi. Tenang ini bukan magic ataupun ramal-meramal yang berbau mistis. Ini hanya analisis sederhana saja yang mungkin juga bisa membantu kita untuk menggapai mimpi kita di konsep diri itu.</p>
<blockquote><p>Saya berani katakan bahwa anda akan seperti saat ini, kelakuan sama, gaya bicara sama, pengetahuannya juga sama bahkan mungkin pekerjaan kita juga akan sama untuk 5 tahun ke depan, kecuali untuk 2 hal. Apa itu?<span id="more-579"></span></p></blockquote>
<p>Maaf kalo bahasanya terlalu berani, tapi memang kenytaanya demikian, banyak orang yang bertambah umurnya tapi tidak bertambah yang lainnya. Dia tidak bertamabah gajinya, tidak pula bertambah kekayaannya dan tidak juga bertambah intelektualitasnya atapun expertasinya dalam bidang tertentu juga tidak bertambah. Ya dia hanya bertambah usianya saja, nah ini yang saya katakan tidak berubah.</p>
<p>Nah tadi saya katakan kecuali untuk 2 hal, apa itu?</p>
<ul>
<li>Pertama, Buku yang anda baca. Ya buku yang anda baca akan merubah anda 5tahun kedepan. Contohnya mahasiswa jurusan Biologi, rajin membaca buku tentang biologi, 5 tahun kemudian pasti dia akan mengetahui lebih banyak hal tentang Biologi dibandingkan dengan 5 tahun sebelumnya. Sebagai bonusnya dia mendapatkan gelar sarjana untuk menghormati pengetahuannya yang bertambah. Masuklah ia dalam golongan terpelajar di bidangnya. Ada perubahan ada perbedaan dari 5tahun yang lalu, berkat buku yang dia baca saja.</li>
</ul>
<p>Sama halnya dengan kita, banyaknya buku yang kita baca akan menjadikan kita sebagai seorang apa di masa depan (Walaupun tanpa gelar), karena ini erat kaitanya dengan kapasitas dan kualitas diri,masa depan yang berkulitas tentunya akan hadir kepada orang yang berkulitas juga, takdir tidak akan salah pilih orang dalam penentuannya. Jadi jika mau masa depan yang berkulitas, maka tingkatkan kualitas kita.</p>
<p>Lalu apa yang kedua??</p>
<ul>
<li>Yang kedua adalah Orang yang anda temui. Masih ingat dengan posting saya tentang Menciptakan Keberuntungan ?? Jika anda masih ingat orang yang kita temui adalah investasi kita di masa depan. Semakin banyak orang yang kita temui dalam bidang tertentu, kita akan semakin menemukan dunia kita dan mempunyai banyak interaksi disana.</li>
</ul>
<p>Kita ibaratkan seperti ini, orang yang dekat dengan penjual minyak wangi, sedikit banyak pasti akan merasakan aromanya. Lama kelamaan juga bisa dapat wanginya atau bahkan jika keberuntungan tercipta kita bisa kenal lebih dekat dengan penjual minyak tersebut dan mendapatkan minyak gratis atau mendapatkan bisnis minyak tersebut.</p>
<p>Artinya apa teman? Interaksi dengan yang lain akan membuka lebih banyak pintu kesuksesan pada kita dalam bidang tertentu. Interaksi ini akan menyebabkan beberapa hal, diantaranya adalah transfer wawasan, transfer cara berfikir, transfer pengalaman, sehingga dalam memandang satu hal, kita bisa memandang itu lebih dalam. Jadi perbanyaklah aset interaksi kita untuk masa depan yang lebih baik.</p>
<p>Dua hal ini setidaknya akan memperbesar peluang kita untuk bisa Menciptakan Keberuntungan dan memperbesar kemungkinan kita untuk berhasil di masa depan sehingga kita pun bisa berubah menjadi seperti yang kita inginkan di masa depan.</p>
<p>Semoga bermanfaat,</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/kita-di-masa-depan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hadapilah Masalah</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/hadapilah-masalah</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/hadapilah-masalah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2011 08:22:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Tausiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=570</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu belakangan ini saya jarang update blog saya ini. Hemm entah kenapa mulai kurang produktif untuk menulis, baik di blog, facebook ataupun di milist-milist yang saya ikuti. Mungkin ini akibat dari beberapa hal yang saya dapatkan belakangan ini. Sungguh Allah masih sangat sayang dengan saya. Sehingga saya masih bisa diberikan beberapa tantangan dalam hidup. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 244px"><img title="Masalah" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS0N-3rnfkTJXCu7cSbszmjr-oZGs9h1EeOOMdMJfhKx6WV7vIO&amp;t=1" alt="" width="234" height="216" /><p class="wp-caption-text">Selesaikan Masalah</p></div>
<p>Beberapa waktu belakangan ini saya jarang update blog saya ini. Hemm entah kenapa mulai kurang produktif untuk menulis, baik di blog, facebook ataupun di milist-milist yang saya ikuti. Mungkin ini akibat dari beberapa hal yang saya dapatkan belakangan ini. Sungguh Allah masih sangat sayang dengan saya. Sehingga saya masih bisa diberikan beberapa tantangan dalam hidup.</p>
<p>Ya Alhamdulillah saya mendapatkan beberapa masalah yang bisa dijadikan pembelajaran dalam hidup saya dan sekaligus pembelajaran untuk bisa senantisa meningkatkan kualitas dan kapasitas diri saya.</p>
<p>Senang rasanya bisa masuk lagi ke dashboard blog ini dan menulis kembali.</p>
<p>Sahabat sesungguhnya setiap perjalanan hidup kita pasti mendapatkan masalah, bohong sekali jika dalam hidup ini kita sama sekali tidak mendapatkan masalah. Jika itu terjadi pada anda (tidak mendapatkan masalah), coba perikasa kembali apakah kita benar-benar hidup?? Hehehe,, maksudnya apakah kita telah benar-benar mengjar sesuatu? Jika jawabannya pasti kita akan mendapatkan tantangan dalam pengejaran kita.<span id="more-570"></span></p>
<p>Satu hal yang selalu saya pengang sahabat,setiap saya mendapatkan sebuah masalah (saya lebih suka menyebutnya sebuah tantangan), saya selalu meyakini bahwa Allah tidak akan menguji kita melebihi dari batas kemampuan kita. Artinya apa sobat? Artinya MASALAH ITU PASTI BISA KITA ATASI (sengaja saya tulis besar-besar). Ya, masalah itu pasti selalu bisa kita atasi.</p>
<p>Masalahnya adalah  apakah kita mau menyelesaikan masalah itu ataukah kita malah menghindar dan membiarkan malalah itu berlarut-larut. Masalah yang dibiarkan berlarut-larut akan membuat masalah itu semakin besar dan pada akhirnya kita merasa sangat terbebani dengan masalah itu.</p>
<p>Selesaikanlah masalah itu wahai sobat, seberat apapun kita pasti bisa menyelesaikannya. Ada banyak hikmah yang akan membuat kita semakin dewasa. Ada banyak pelajaran yang akan menjadikan diri kita bijak. Ada banyak tantangan yang akan memberikan kita kepuasan, bukankah kulitas diri kita senantiasa bisa kita ukur melalui apa yang telah kita selsaikan, termasuk masalah kita dan itu menjadi trad record kita.</p>
<p>Jangan jadi PENGECUT yang kalah oleh masalah kita sendiri, apalagi masalah itu datang akibat dari tindakan kita di masa lalu. Hadapilah dengan JANTAN sehingga kita puas dengan terselesaikannya masalah kita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/hadapilah-masalah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Level Kepemimpinan</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/level-kepemimpinan</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/level-kepemimpinan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2010 10:54:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat, dimanapun kita berada,pasti tidak lepas darikepemimpinan. Di kantor ada atasan kita, di masyarakat ada pengurus masyarakat, di keluarga ada kepala keluarga dan di diri sendiri ada kita,dimana kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri. Tentu saja jika saya bahas mengenai kepemimpinan maka pangkalnya adalah pengikut atau ada orang yang mau mengikuti sang pemimpin. Ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 168px"><img title="Level Kepemimpinan" src="http://1.bp.blogspot.com/_4Q4WSsCB08U/SwTHm-PHaOI/AAAAAAAAABo/e7Sefvgx_-k/s1600/015316877.jpg" alt="" width="158" height="158" /><p class="wp-caption-text">Level Kepemimpinan</p></div>
<p>Sahabat, dimanapun kita berada,pasti tidak lepas darikepemimpinan. Di kantor ada atasan kita, di masyarakat ada pengurus masyarakat, di keluarga ada kepala keluarga dan di diri sendiri ada kita,dimana kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri. Tentu saja jika saya bahas mengenai kepemimpinan maka pangkalnya adalah pengikut atau ada orang yang mau mengikuti sang pemimpin. Ada sebuah tujuan yang hendak dikejar, ada sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan. Tapi tahukah sahabat bahwa kepemimpinan itu mempunyai tingkatan/level. Setidaknya ada 5level dalam kepemimpinan:<span id="more-556"></span></p>
<ul>
<li>Level 5<br />
Ini adalah level teringgi dari sebuah kepemimpinan. Dimana modal dasar dari level 5 ini adalah <em><strong>trust dan respect</strong></em>. Artinya orang sudah percaya terhadapkepemimpinan ini. Biasanya orang yang mempunyai kepemimpinan level 5 ini sangatlah kharismatik dan memperjuangkan sebuah nilai-nilaiyang fundamental. Permintaan biasa saja dari orang yang mempunyai kepemimpinan level 5 ini akan diikuti oleh para pengikutnya,karena ia telah menjadi tokoh dan telah menjadi sosok yang ideal.  Contoh yang bisa sampai level 5 adalah Rasulullah,Soekarnao dll</li>
<li>Level 4<br />
Ini adalah level ke 2 tertinggi. Biasanya kepemimpinan di level ini akibat gagal menjadipemimpin di level 5. Modal dasar dari kepemimpinan ini adalah<strong> rasional (masuk akal)</strong>. Ada hubungan sebab akibat disana, artinya pengikutnya mau mengikuti permintaan pemimpin pada level ini karena masuk dalam logika. &#8220;Jika mau tujuan tercapai maka harus melakukanini, ini dan itu&#8221; selama ini,ini dan itunya masuk akal dan diterima oleh akal sehat,maka pengikutnya akan senantiasa mejalankan permintaanya. Jika tidak maka permintaanya akan ditolak.</li>
<li>Level 3<br />
Level ini terjadi karena gagal di level 5 dan 4. Modal dasar dari kepemimpinan pada level ini adalah<strong> reward (imbalan/hadiah)</strong>, artinya para pengikutnya mau menuruti permintaan dari pemimpinya selama ada hadiah atau rewardnya. Selama ada imbalan yang diberikan untuk melakukan sesuatu. Jika imbalannya hilang,maka hilang juga keinginan untuk menjalankan permintaan dari pemimpin pada level 3 ini.</li>
<li>Level 2<br />
Level ini terjadi akibat gagal  di level 3level sebelumya. Modal dasar dari level kepemimpinan ini adalah <strong>punishment (hukuman)</strong> artinya pengikutnya mau menuruti permintaan dari pemimpinnya karena khawatir akan hukuman yang akan diterimanya.</li>
<li>Level 1<br />
Level ini terjadi akibat gagal di seluruh level sebelumnya. Modal dasar dari level kepemimpinan ini adalah <strong>compulsion (paksaan)</strong>.</li>
</ul>
<p>Nah dari ke 5 level itu dimanakah kita berada sahabat.Mudah-mudahan kita bisa menjadi pemimpin yang desenangi dan dipercaya oleh para pengikut kita. Bukan menjadi pemimpin yang ditakuti apalagi di benci oleh pengikut kita. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/level-kepemimpinan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daun Kecil</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/daun-kecil</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/daun-kecil#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2010 10:21:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Tausiyah]]></category>
		<category><![CDATA[daun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi dunia yang luas ini? Jangankan dunia, menutupi telapak tangan saja sulit. Namun bila daun kecil ini menempel di matamu maka tertutuplah dunia! Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk maka kamu akan melihat keburukan dimana2. Dunia yang besar ini pun akan tampak buruk. Jangan menutupi matamu walaupun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 182px"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_SnXazWyDMGc/S8C2MDJSJtI/AAAAAAAAABI/2oRV8skytYs/s1600/daun.jpg" alt="" width="172" height="172" /><p class="wp-caption-text">Daun Kecil</p></div>
<p>Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi dunia yang luas ini?<br />
Jangankan dunia, menutupi telapak tangan saja sulit.<br />
Namun bila daun kecil ini menempel di matamu maka tertutuplah dunia!<br />
Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk maka kamu akan melihat keburukan dimana2.<br />
Dunia yang besar ini pun akan tampak buruk.<br />
Jangan menutupi matamu walaupun hanya dengan daun yang kecil.<br />
Jangan menutupi hatimu walaupun hanya dengan sebuah pikiran yg negatif!<br />
Bila hatimu tertutup, maka tertutuplah dunia..<br />
Karna itu bukalah mata hatimu.. Dan kau akan melihat dunia yg indah&#8230;.?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/daun-kecil/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disini Jual Ikan Segar</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/disini-jual-ikan-segar</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/disini-jual-ikan-segar#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2010 00:22:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan &#8220;Disini Jual Ikan Segar&#8221; Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya. &#8220;Mengapa kau tuliskan kata ISINI ? Bukankah semua orang sudah tau kalau kau berjualan DISINI , bukan DISANA?&#8221; &#8220;Benar juga!&#8221; pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata &#8220;DISINI&#8221; dan tinggallah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><img title="Jual Ikan Segar" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZbSRxhXQpHw/S0PNAkAemeI/AAAAAAAAACw/jND-26_gMLw/s320/penjual_ikan.jpg" alt="Jual Ikan Segar" width="220" height="198" /><p class="wp-caption-text">Jual Ikan Segar</p></div>
<p>Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan &#8220;Disini Jual Ikan Segar&#8221;</p>
<p>Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya. &#8220;Mengapa kau tuliskan kata <img src='http://agussupriatna.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt='<img src="http://agussupriatna.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" />' class='wp-smiley' /> ISINI ? Bukankah semua orang sudah tau kalau kau berjualan DISINI , bukan DISANA?&#8221;</p>
<p>&#8220;Benar juga!&#8221; pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata &#8220;DISINI&#8221; dan tinggallah tulisan &#8220;JUAL IKAN SEGAR&#8221;.</p>
<p>Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya.</p>
<p>&#8220;Mengapa kau pakai kata SEGAR ? bukankah semua orang sudah tau kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?&#8221;<span id="more-469"></span></p>
<p>&#8220;Benar juga&#8221; pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata &#8220;SEGAR&#8221; dan<br />
tinggallah tulisan &#8220;JUAL IKAN&#8221;</p>
<p>Sesaat kemudian datanglah pengunjung ke tiga yang juga menanyakan<br />
tulisannya : &#8220;Mengapa kau tulis kata JUAL? Bukankah semua orang sudah tau kalau ikan ini untuk dijual, bukan dipamerkan?&#8221;</p>
<p>Benar juga pikir si penjual ikan,, lalu dihapusnya kata JUAL dan tinggalah<br />
tulisan &#8220;IKAN&#8221;</p>
<p>Selang beberapa waktu kemudian, datang pengunjung ke 4, yang juga menanyakan tulisannya : &#8220;Mengapa kau tulis kata IKAN?, bukankah semua orang sudah tau kalau ini Ikan bukan Daging?&#8221;</p>
<p>&#8220;Benar juga&#8221; pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.</p>
<p>Sahabat, Bila kita ingin memuaskan semua orang, maka yakinlah itu hal yang mustahil&#8230;. atau bahkan kita malah justru merugikan diri sendiri.</p>
<p>Jadi utamakan suara hati anda&#8230; biarlah orang lain berpendapat&#8230;, tapi saringlah, cerna kembali pendapat mereka&#8230; apakah sesuai dengan kata hati anda?&#8230; jika tidak, maka tegaslah tuk mengatakan&#8230; &#8220;Tidak!&#8230; maaf&#8221; <img src='http://agussupriatna.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt='<img src="http://agussupriatna.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" />' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/disini-jual-ikan-segar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

