<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Motivasi Diri &#187; Sukses</title>
	<atom:link href="http://agussupriatna.com/motivasi/tag/sukses/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agussupriatna.com</link>
	<description>Blog untuk memotivasi diri kita berbagi cerita motivasi dan kata-kata motivasi.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Dec 2011 16:00:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Pengalaman Orang Lain adalah Guru Terbaik</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/pengalaman-orang-lain-adalah-guru-terbaik</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/pengalaman-orang-lain-adalah-guru-terbaik#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 12:36:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[hehehe,,, maaf ya kalo judulnya nyeleneh, tapi itulah beberapa pelajaran kehidupan yang bisa kita ambil. Terkadang kita tidak menyadari bahwa tenyata pengalaman orang lain itu,guru yang paling berharga. Biasanya istilah atau kata yang sering keluar adalah Pengalaman adalah Guru Terbaik Saya hanya menambahkan berberapa kata saja Pengalaman Orang Lain adalah Guru Terbaik Hemm, kenapa begitu? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Pengalaman" src="http://afriska.files.wordpress.com/2008/02/experience.jpg" alt="" width="276" height="194" />hehehe,,, maaf ya kalo judulnya nyeleneh, tapi itulah beberapa pelajaran kehidupan yang bisa kita ambil. Terkadang kita tidak menyadari bahwa tenyata pengalaman orang lain itu,guru yang paling berharga.</p>
<p>Biasanya istilah atau kata yang sering keluar adalah</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;">Pengalaman adalah Guru Terbaik</p>
</blockquote>
<p>Saya hanya menambahkan berberapa kata saja</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;">Pengalaman Orang Lain adalah Guru Terbaik</p>
</blockquote>
<p>Hemm, kenapa begitu? Bukan bermaksud ingin mengganti pernyataan yang pertama, tetapi hanya menambahkan. hehehe <img src='http://agussupriatna.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt='<img src="http://agussupriatna.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" />' class='wp-smiley' />  Pemikiran ini saya ambil setelah lama sekali bergelut dengan yang namanya Internet. Mungkin pertama kali saya kenal Internet waktu SMP kelas 3 kali ya (itu juga gara2 games <img src='http://agussupriatna.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt='<img src="http://agussupriatna.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" />' class='wp-smiley' /> ). Ya semenjak itu saya semakin banyak menggunakan Internet untuk mencari informasi.<span id="more-268"></span></p>
<p>Tanpa kita sadari mungkin anda yang sedang membaca tulisan ini juga sering menggunakan Internet untuk mencari Informasi kan??? (Maaf kalo sotoy <img src='http://agussupriatna.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt='<img src="http://agussupriatna.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" />' class='wp-smiley' /> ) Mungkin, tanpa disadari ketika ingin membeli barangpun kita akan mencari informasi, referensi dan testimony dari internet. Bahkan saya pernah niy menemukan kasus penipuan yang modusnya berupa amplop yang ada di depan rumah saya yang berisikan cek senilai 4milyar. Disana juga ada surat2 perusahaanya lengkap dengan nomer kontaknya. Untungnya saya sedang ada di rumah dan keluarga saya memberitahuakan itu kepada saya. Prilaku yang wajar mungkin melihat uang perusahaan ada di tangan kita, maka pikiran kita akan tertuju pada komisi.. Hemm, saya sih biasa aja. Untungnya waktu itu saya sempat browsing di Internet tentang PT yang ada di amplop tersebut (Saya lupa nama PTnya apa, sudah lama kejadianya).. Ternyata, itu adalah penipuan model baru. Bahkan sampai masuk ke detik.com. Hemm, selamatlah saya berkat ada yang share dan ada beritanya. Ini bukti bahwa Pengalaman Orang Lain adalah Guru Terbaik, hehehh <img src='http://agussupriatna.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt='<img src="http://agussupriatna.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" />' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Next, tidak hanya untuk kasus penipuan saja. Ketika kita ingin belajar tentang satu hal, kita bisa mencari dari Internet. Bahkan sekarangkan banyak tuh yang jualan produk Informasi yang akan memberikan kita Informasi dan Pembelajaran dengan cepat. Memang untuk yang satu ini kita akan mengeluarkan biaya. Tetapi itu akan sangat menghemat waktu dan tenaga kita. Yap kita membayar orang lain untuk pengalaman dan ilmunya (karena Ilmukan Investasi). Kita tidak harus mengalami atau bersusah2 terlebih dahulu untuk mendapatkan formula yang tepat untuk suatu informasi yang kita butuhkan. Mungkin jika kita mencari jalan sendiri dan mendapatkan pengalaman itu, biayanya juga lebih besar. Contohnya jika mau belajar tentang affiliate marketing kita bisa beli produknya Dini Shanti, <a href="http://www.dbc-online.com/user/supriatna/Ebook_Belajar_Affiliate">Belajar Affiliate</a> atau kalo mau rahasia SEO blog wordpress <a href="http://panduandasar.com/seowp/">SEO Complete Guid for WordPressnya </a><a href="http://cosaaranda.com/">Cosa Aranda</a> kalo buat web boleh juga punya Pak Kus, <a href="http://rahasiasearchengine.com/?id=supriatna">Rahasia Search Engine</a>. Pokoknya banyak deh Informasi di Internet, tinggal pilih mau yang mana.. hehehe</p>
<p>Selanjutnya yang kita lakukan cukup ATM (Amati Tiru Modifikasi). Yap Amati Tiru dan Modifikasi dari pengalaman terbaik dari orang lain karena Pengalaman Orang Lain adalah Guru Terbaik..</p>
<p>NB: Lihat2 dulu ya pengalaman siapa yang harus kita jadikan guru. Saya suka kata2 Pak Tung</p>
<blockquote>
<h3 style="text-align: left;"><span>Kalau kita ingin sukses, kita harus &#8220;bertanya&#8221; kepada orang yang diatas rata-rata (orang yang lebih sukses) dan &#8220;mendengarkan&#8221; nasihat mereka</span></h3>
</blockquote>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/pengalaman-orang-lain-adalah-guru-terbaik" title="cerita pengalaman orang lain tentang facebook">cerita pengalaman orang lain tentang facebook</a></li><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/pengalaman-orang-lain-adalah-guru-terbaik" title="pengalaman orang lain">pengalaman orang lain</a></li><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/pengalaman-orang-lain-adalah-guru-terbaik" title="cerita pengalaman orang lain">cerita pengalaman orang lain</a></li><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/pengalaman-orang-lain-adalah-guru-terbaik" title="pengalaman orang sukses">pengalaman orang sukses</a></li><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/pengalaman-orang-lain-adalah-guru-terbaik" title="belajar dari pengalaman orang lain">belajar dari pengalaman orang lain</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.364 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/pengalaman-orang-lain-adalah-guru-terbaik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia sukses orang jepang</title>
		<link>http://agussupriatna.com/motivasi/rahasia-sukses-orang-jepang</link>
		<comments>http://agussupriatna.com/motivasi/rahasia-sukses-orang-jepang#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 02:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agussupriatna.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[1. KERJA KERAS Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. KERJA KERAS<br />
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan<br />
Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan &#8220;agak memalukan&#8221; di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk &#8220;yang tidak dibutuhkan&#8221; oleh perusahaan.<br />
<span id="more-211"></span><br />
2. MALU<br />
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena &#8220;mengundurkan diri&#8221; bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.</p>
<p>3. HIDUP HEMAT<br />
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.</p>
<p>4. LOYALITAS<br />
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.</p>
<p>5. INOVASI<br />
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.</p>
<p>6. PANTANG MENYERAH<br />
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber<br />
daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).</p>
<p>7. BUDAYA BACA<br />
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.</p>
<p>8. KERJASAMA KELOMPOK<br />
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa &#8220;1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok&#8221;. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan &#8220;rin-gi&#8221; adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam &#8220;rin-gi&#8221;.</p>
<p>9. MANDIRI<br />
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka &#8220;meminjam&#8221; uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.</p>
<p>10. JAGA TRADISI<br />
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata &#8220;tidak&#8221; untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena &#8220;hai&#8221; belum tentu &#8220;ya&#8221; bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi didunia. (kaskus.us)</p>
<p>lalu bagaimana dengan Indonesia???</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/rahasia-sukses-orang-jepang" title="rahasia orang jepang">rahasia orang jepang</a></li><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/rahasia-sukses-orang-jepang" title="kata bijak orang jepang">kata bijak orang jepang</a></li><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/rahasia-sukses-orang-jepang" title="kekuatan bangsa jepang">kekuatan bangsa jepang</a></li><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/rahasia-sukses-orang-jepang" title="kata bijak orang sukses dunia">kata bijak orang sukses dunia</a></li><li><a href="http://agussupriatna.com/motivasi/rahasia-sukses-orang-jepang" title="orang yang sukses dalam pertanian">orang yang sukses dalam pertanian</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.387 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agussupriatna.com/motivasi/rahasia-sukses-orang-jepang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

