Mengambil Pelajaran dengan Benar

Burung Pincang

Dalam perjalanan hidup panjang kita,kita akan melihat dan menemukan banyak hal. Apalagi seiring bertambahnya usia, bercengkraman dengan banyak halpun menjadi sebuah keharusan. Tapi kadangkala kita bisa salah dalam mengambil sebuah pelajaran dari sebuah kehidupan. Maka buatlah hati kita terang agar bisa mengambil sebuah pelajaran dengan benar. Ini adalah kisah tentang mengambil pelajaran yang benar.

Alkisah, hiduplah pada zaman dahulu seorang yang terkenal dengan kesalehannya, bernama al-Balkhi. Ia mempunyai sahabat karib yang bernama Ibrahim bin Adham yang terkenal sangat zuhud. Orang sering memanggil Ibrahim bin Adham dengan panggilan Abu Ishak. Read more

Cermin Kesuksesan

Kesuksesan

Dikisahkan, ada seorang pria yang sedang mengalami masalah bertubi-tubi. Rumah tangganya tidak harmonis. Bersamaan dengan itu, dia pun terkena perampingan karyawan di perusahaannya sehingga dia harus berhenti bekerja.

Pada waktu yang senggang, dia berpikir dan mengevaluasi diri. Apa yang salah dengan hidupku? Mengapa aku gagal terus? Bagaimana caranya untuk merubah kegagalan dengan kesuksesan?

Dimulailah pencarian jawaban atas pertanyaannya dengan pergi ke toko buku dan membeli buku-buku yang dianggapnya mampu memberi jawaban. Setelah beberapa buku habis di baca, dia merasa tidak puas dan tidak pula menemukan jawabannya. Tiba-tiba timbul inspirasi di pikirannya, kenapa aku tidak menanyakan langsung saja ke penulis buku-buku itu? Pasti akan lebih berhasil bila aku bisa mendapatkan petunjuk langsung dari si penulis. Maka ditemuilah si penulis buku.

Setelah menceritakan semua kegagalan yang dialaminya, dia berkata, “Tuan penulis, tolong ajarkan kepada saya, rumus dan cara yang bisa membuat saya sukses”. Read more

Incoming search terms for the article:

Rehat 2- HATI-HATI Modus Penipuan baru!!

Waspada Penipuan

Bukanya lagi tidak ada bahan, atau sedang kosong ide ataupun sudah malas menceritakan cerita motivasi, tetapi hanya ingin sedikit berbagi tentang sebuah modus baru penipuan. Rehat sedikit lah. Siapa tau dari anda semua ada yang pernah mengalami kejadian ini. So mari kita mulai ceritanya:

Pada tgl 12 Juni 2010, saya memasang iklan di koran Kompas mengenai rencana penjualan salah satu dari rumah saya.
Pada hari yang sama, saya menerima sms sebagai berikut :
“Saya Lindah mengenai rumah anda, sudah saya survey dan setujui dengan keluarga. Untuk harga silahkan dibicarakan sama suami saya, 0813-8976-5777 Haryadi. Pengirim sms : 0838-9665-3394, 12 Jun 2010 16:25 WIB”

Tertarik dengan sms tsb, saya langsung menelepon ke no HP yg mengaku nama Lindah tapi selalu terdengar :
“no telp yang Anda tuju, sedang dialihkan…”. Kemudian saya telp ke no. HP Haryadi, berikut pembicaraannya : Read more

Incoming search terms for the article:

Mengelola Ide Kreatif

Mengelola Ide Kreatif

Dalam setiap tindakan kita seringkali kita berfikir lalu menemukan sebuah Ide. Tetapi apakah ide tersebut memang ide yang layak? Layak disini tentunya layak untuk bisa dijadikan sebuah peluang bisnis ataupun layak untuk bisa dijadikan sebuah pemasukan kita. Artinya secara tersirat saya sudah mengatakan bahwa tidak semua ide ternyata bisa menghasilkan sebuah keuntungan untuk kita.

Beberapa proses atau tahapan yang untuk mengelola ide Kreatif adalah:

1. Masa Iluminasi (Pengumpulan Konsep dan Gagasan)
Pada tahapan inilah sebenarnya kita diperbolehkan untuk menyalurkan semua gagasan dan ide kita. Bahkan hingga Ide yang paling ideal dan sulit. Biarkan ide berkembang, jangan dikekang dulu ide kita oleh hal-hal penghambat. Biarkan ia bebas dan mengalir begitu saja. Ada baiknya semua ide kita catat, hal ini menjadi penting karena biasanya ada ide penting yang terlupakan di belakang. Read more

S3 Siapa Takut?

S3 Siapa Takut??

Dalam mengarungi bahtera kehidupan panjang nan berliku, sudah sepantasnya ada hambatan dan rintangan. Sudah sepantasnya ada pilihan dan keraguan. Tapi terkadang pilihan menjadi keharusan dan pilihan sangat menentukan jadi apa kita dimasa depan. Kadang pilihan terlalu mudah tetapi sangat fundamental bagi kehidupan kita. Sepenggal cerita tentang kehidupan

Waktu itu, sekitar tahun 2000, datang seorang mahasiswi kepada seorang dosen, dia menghampirinya dengan wajah yang muram, dan kemudian berkata, “Pak, beasiswa Program Magister dan Doktor saya lolos”. Dan hanya itu saja kata2 yang keluar dari mulutnya, tanpa diikuti ekspresi apapun dari wajahnya… mengingat di luar sana berjuta – juta orang memimpikan pencapaian ini. Dan sang dosen tertegun, kemudia dia berkata, “Bagus donk dek, kamu bisa bikin bangga banyak orang, dan itu merupakan jalan hidup yang sangat baik. Lalu apa yang membuat kamu terlihat bimbang dek.” Read more

Incoming search terms for the article:

Jadilah Seperti PENSIL

Jadilah seperti Pensil

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.

“Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?”

Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,

“Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu PENSIL yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti”, ujar si nenek lagi.

Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.

“Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya”, Ujar si cucu. Read more

Incoming search terms for the article:

Page 5 of 13« First...«34567»10...Last »